Oleh: paulbolla | Juni 4, 2011

KERUKUNAN DARI NTT

Rekan2 pengelola Media cetak dan elektronik di NTT, khususnya di Kota Kupang…marilah kita rapatkan barisan.

Ber-hati2lah merilis berita2 rumor atau penyusupan info/berita se-olah2 sebagai suatu aksi solidaritas.

Cermatilah setiap aksi itu apakah benar bertujuan tulus. Marilah kita pertahankan Kota Kupang itu kota KASIH dan Provinsi NTT sebagai simbol PROVINSI KERUKUNAN. Jangan kita biarkan siapapun merusak rumah kerukunan NTT.

Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki keragaman manusia, adat istiadat, seni budaya, etnik, tingkat kemakmuran, pendidikan, dll. Semua itu kekayaan yg sedang diasah bagi kesejahteraan, kedamain dan kemasyuran NTT.

Kepelbagaian di NTT adalah kekuatan yg dianugerahkan Tuhan. NTT mendapat stigma daerah miskin….ttp warga NTT mempunyai KEKAYAAN daya juang, tegar, semangat pantang menyerah, dan saling mendukung.

Kekayaan NTT itu menjadi lahan yang menyediakan humus dan nutrisi terbaik untuk menumbuhkan karakter saling menghargai, saling menghormati, dan saling memuliakan.

Harga diri NTT adalah MENGASIHI sesama, siapapun dia. NTT adalah CAHAYA KERUKUNAN DARI SELATAN INDONESIA. Siapapun yg berniat mengganggu kerukunan di NTT, kami akan megubahnya menjadi sumber energi inspiratif agar makin membangkitkan cahaya kerukunan untuk terus memperluas cakupan menerangi Indonesia.

Janganlah kita ikut-ikutan mengekspos aksi-aksi intoleransi. Beri porsi yang cukup sekedar informasi agar orang mengetahui ada suatu kejadian di daerah tertentu yang mencobab melawan kebhinekaan Indonesia.

Janganlah berita di-blow up. Ini akan membesarkan dan semakin memuluskan mereka yang memang menginginkan sikap intolerasi bagai bola salju. Jangan kita terpancing.

Memang sangat menyakitkan mengetahui bahwa aksi-aksi intoleransi ada yang secara sengaja di-back up oleh aparat pemerintah ataupun aparat penegak hukum. Betapa tidak adilnya kenyataan itu. Tetapi itu bukanlah gambaran mayoritas umat sebagian besar.

Tuhan beserta kita. Salam kerukunan..

 

paul bolla

Oleh: paulbolla | Januari 23, 2011

Gaji Presiden RI

Republika – Jumat, 21 Januari

Survei: Gaji Presiden RI 28 Kali Lebih Tinggi dari Pendapatan Per Kapita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono curhat soal gajinya yang tak naik-naik selama tujuh tahun berkuasa. Namun menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei tahun lalu.

The Economist menyurvei soal gaji presiden atau perdana menteri yang dibandingkan dengan pendapatan per kapita masing-masing negara.  Data tersebut secara tak langsung mencerminkan bagaimana kesederhanaan seorang kepala negara dan sekaligus kesenjangan pendapatan presiden dengan rakyatnya.

Berdasar urutan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menduduki ranking ketiga yang kesenjangan antara gaji dia dengan pendapaan per kapita masyarakat.

Gaji per tahun yang diterima Presiden SBY mencapai 124.171 dolar per tahun. Menurut catatan majalah itu, dengan angka tersebut berarti gaji SBY 28 kali lipat dari pendapatan per kapita. (Lihat tabel gaji para pemimpin dunia versi Economist).

Urutan nomor pertama kesenjangan gaji tertinggi adalah presiden Kenya yang gajinya pokoknya 427.886 dolar yang berarti 240 kali lipat dari pendapatan per kapita rakyatnya.

Di susul urutan kedua PM Singapura yang besarnya gaji 2.183.516 dolar atau 42 kali lipat pendapatan per kapitan rakyat Singapura.

Oleh: paulbolla | Januari 22, 2011

KALENDER ALKITAB DAN KALENDER GREGORIAN

Umat Kristen mula-mula mengenal dua jenis kalender, yakni Kalender Julian dan Kalender Gregorian. Bagiamana kisahnya? Sebelumnya, baiklah kita mengenal terlebih dahulu kalender dalam Alkitab.

Kalender dalam Alkitab

Bulan 1 disebut Nisan atau Nissan : Maret – April
Bulan 2 : Iyar (April – Mei)
Bulan 3 : Siwan (Mei – Juni)
Bulan 4 : Tammuz (Juni – Juli)
Bulan 5 : Ab (Juli – Agustus)
Bulan 6 : Elul (Agustus – September)
Bulan 7 : Tisyrei (September – Oktober)
Bulan 8 : Khesywan (Oktober – November)
Bulan 9 : Kislew (November – Desember)
Bulan 10: Tebet (Desember – Januari)
Bulan 11 : Syebat (Januari – Februari )
Bulan 12 : Adar (Februari – Maret)

Kalender Gregorian

Kalender Gregorian inilah yang paling banyak dipakai, terutama di dunia Barat sebagai Kalender Masehi. Kalender Gregorian adalah modifikasi dari Kalender Julian. Yang mengusulkan kalender Gregorian adalah DR. Aloysius Lilius, asal Napoli, Italia. Paus Gregorius XIII menyetujui usul itu pada 24 Februari 1582 penanggalan Masehi.

Dasar usulan DR Aloysius adalah kalender Julian dinilai kurang akurat. Alasannya, permulaan musim semi (21 Maret) semakin maju sehingga perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I tahun 325, tidak tepat lagi

Pada Kamis, 4 Oktober 1582, Paus Gregorius XIII, mengubah sejarah dunia dengan menetapkan hari Jumat keesokkan harinya menjadi tanggal 15 Oktober atau dipercepat 11 hari.

Keputusan Paus Gregorius XIII mula-mula tidak semua mengikutinya. Gereja-gereja di Rusia, misalnya, baru menerapkannya pada tahun 1918.

Namun Gereja Ortodoks sampai saat ini tetap memakai Kalender Julian. Sehingga Gereja Ortodoks baru merayakan Natal di bulan Januari kalender Masehi. (disarikan dari: Gloria edisi 536/II/Jan. 2011)

Oleh: paulbolla | Juli 18, 2010

Buah Sawo Baik untuk Jantung

Buah Sawo

SAWO sebagai buah yang manis rasanya, selain kaya gula juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Baca Lanjutannya…

Oleh: Ali Imron Hamid *)

DEWASA ini, ada topik bahasan yang selalu menjadi actual. Soalnya ini menyangkut peran partisipasi warga negara dalam hal ini public untuk mengabarkan sesuatu kepada public itu sendiri. Hanya saja kehadiran mereka tidak selayaknya seperti seorang professional sejati.
Topic bahasan itu adalah citizen journalism. Atau yang lebih dikenal sebagai jurnalisme warga. Jurnalisme ini mulai bergerak seiring dengan percepatan teknologi yang progresif. Tanpa sadar mereka mengisi ranah ranah serat optic dan jejaring social. Salah satunya melalui blog dan facebook. Dan yang terakhir ini merupakan salah satu yang paling digandrungi. Jurnalisme warga memanfaatkan ini sebagai medianya sendiri.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.