<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Makamiung</title>
	<atom:link href="http://paulbolla.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://paulbolla.wordpress.com</link>
	<description>Untuk Kebaikan Bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jun 2011 09:58:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='paulbolla.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Makamiung</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://paulbolla.wordpress.com/osd.xml" title="Makamiung" />
	<atom:link rel='hub' href='http://paulbolla.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KERUKUNAN DARI NTT</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2011/06/04/kerukunan-dari-ntt/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2011/06/04/kerukunan-dari-ntt/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 09:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BETA PUNG PENDAPAT]]></category>
		<category><![CDATA[intoleransi]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[ntt]]></category>
		<category><![CDATA[nusa tenggara timur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=429</guid>
		<description><![CDATA["Jangan kita biarkan siapapun merusak rumah kerukunan NTT. "<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=429&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rekan2 pengelola Media cetak dan elektronik di NTT, khususnya di Kota Kupang&#8230;marilah kita rapatkan barisan.</p>
<p>Ber-hati2lah merilis berita2 rumor atau penyusupan info/berita se-olah2 sebagai suatu aksi solidaritas.</p>
<p>Cermatilah setiap aksi itu apakah benar bertujuan tulus. Marilah kita pertahankan Kota Kupang itu kota KASIH dan Provinsi NTT sebagai simbol PROVINSI KERUKUNAN. Jangan kita biarkan siapapun merusak rumah kerukunan NTT.</p>
<p>Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki keragaman manusia, adat istiadat, seni budaya, etnik, tingkat kemakmuran, pendidikan, dll. Semua itu kekayaan yg sedang diasah bagi kesejahteraan, kedamain dan kemasyuran NTT.</p>
<p>Kepelbagaian di NTT adalah kekuatan yg dianugerahkan Tuhan. NTT mendapat stigma daerah miskin&#8230;.ttp warga NTT mempunyai KEKAYAAN daya juang, tegar, semangat pantang menyerah, dan saling mendukung.</p>
<p>Kekayaan NTT itu menjadi lahan yang menyediakan humus dan nutrisi terbaik untuk menumbuhkan karakter saling menghargai, saling menghormati, dan saling memuliakan.</p>
<p>Harga diri NTT adalah MENGASIHI sesama, siapapun dia. NTT adalah CAHAYA KERUKUNAN DARI SELATAN INDONESIA. Siapapun yg berniat mengganggu kerukunan di NTT, kami akan megubahnya menjadi sumber energi inspiratif agar makin membangkitkan cahaya kerukunan untuk terus memperluas cakupan menerangi Indonesia.</p>
<p>Janganlah kita ikut-ikutan mengekspos aksi-aksi intoleransi. Beri porsi yang cukup sekedar informasi agar orang mengetahui ada suatu kejadian di daerah tertentu yang mencobab melawan kebhinekaan Indonesia.</p>
<p>Janganlah berita di-blow up. Ini akan membesarkan dan semakin memuluskan mereka yang memang menginginkan sikap intolerasi bagai bola salju. Jangan kita terpancing.</p>
<p>Memang sangat menyakitkan mengetahui bahwa aksi-aksi intoleransi ada yang secara sengaja di-back up oleh aparat pemerintah ataupun aparat penegak hukum. Betapa tidak adilnya kenyataan itu. Tetapi itu bukanlah gambaran mayoritas umat sebagian besar.</p>
<p>Tuhan beserta kita. Salam kerukunan..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>paul bolla</p>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/beta-pung-pendapat/'>BETA PUNG PENDAPAT</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/429/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=429&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2011/06/04/kerukunan-dari-ntt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gaji Presiden RI</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/23/gaji-presiden-ri/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/23/gaji-presiden-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2011 20:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA - BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Republika &#8211; Jumat, 21 Januari Survei: Gaji Presiden RI 28 Kali Lebih Tinggi dari Pendapatan Per Kapita REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono curhat soal gajinya yang tak naik-naik selama tujuh tahun berkuasa. Namun menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara yang disurvei [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=423&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><cite>Republika &#8211; <abbr title="Jumat, 21 Januari">Jumat, 21 Januari</abbr></cite></p>
</div>
<div>
<div>
<div><cite>Survei: Gaji Presiden RI 28 Kali Lebih Tinggi dari Pendapatan Per Kapita</cite></div>
</div>
<div>
<p>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono curhat  soal gajinya yang tak naik-naik selama tujuh tahun berkuasa. Namun  menurut majalah bergengsi asal Inggris, The Economist, gaji presiden di  Indonesia adalah gaji dengan kesenjangan tertinggi ketiga dari 22 negara  yang disurvei tahun lalu.</p>
<p>The Economist menyurvei soal gaji presiden atau perdana menteri yang  dibandingkan dengan pendapatan per kapita masing-masing negara.  Data  tersebut secara tak langsung mencerminkan bagaimana kesederhanaan  seorang kepala negara dan sekaligus kesenjangan pendapatan presiden  dengan rakyatnya.</p>
<p>Berdasar urutan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menduduki  ranking ketiga yang kesenjangan antara gaji dia dengan pendapaan per  kapita masyarakat.</p>
<p>Gaji per tahun yang diterima Presiden SBY mencapai 124.171 dolar per  tahun. Menurut catatan majalah itu, dengan angka tersebut berarti gaji  SBY 28 kali lipat dari pendapatan per kapita. (Lihat tabel gaji para  pemimpin dunia versi Economist).</p>
<p>Urutan nomor pertama kesenjangan gaji tertinggi adalah presiden  Kenya yang gajinya pokoknya 427.886 dolar yang berarti 240 kali lipat  dari pendapatan per kapita rakyatnya.</p>
<p>Di susul urutan kedua PM Singapura yang besarnya gaji 2.183.516  dolar atau 42 kali lipat pendapatan per kapitan rakyat Singapura.</p>
</div>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/berita-berita/'>BERITA - BERITA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=423&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/23/gaji-presiden-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KALENDER ALKITAB DAN KALENDER GREGORIAN</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/22/kalender-alkitab-dan-kalender-gregorian/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/22/kalender-alkitab-dan-kalender-gregorian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Jan 2011 04:04:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[kalender gregorian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Umat Kristen mula-mula mengenal dua jenis kalender, yakni Kalender Julian dan Kalender Gregorian. Bagiamana kisahnya? Sebelumnya, baiklah kita mengenal terlebih dahulu kalender dalam Alkitab. Kalender dalam Alkitab Bulan 1 disebut Nisan atau Nissan : Maret – April Bulan 2 : Iyar (April – Mei) Bulan 3 : Siwan (Mei – Juni) Bulan 4 : Tammuz [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=420&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Umat Kristen mula-mula mengenal dua jenis kalender, yakni Kalender Julian dan Kalender Gregorian. Bagiamana kisahnya?  Sebelumnya, baiklah kita mengenal terlebih dahulu kalender  dalam Alkitab.</p>
<p>Kalender dalam Alkitab</p>
<p>Bulan 1 disebut Nisan atau Nissan : Maret – April<br />
Bulan 2  :  Iyar  (April – Mei)<br />
Bulan  3 : Siwan  (Mei – Juni)<br />
Bulan  4 : Tammuz  (Juni – Juli)<br />
Bulan  5 : Ab (Juli – Agustus)<br />
Bulan 6  : Elul  (Agustus – September)<br />
Bulan  7 : Tisyrei  (September – Oktober)<br />
Bulan  8 : Khesywan (Oktober – November)<br />
Bulan  9 : Kislew  (November – Desember)<br />
Bulan 10: Tebet (Desember &#8211; Januari)<br />
Bulan 11 : Syebat (Januari  &#8211; Februari )<br />
Bulan 12 : Adar (Februari – Maret)</p>
<p>Kalender Gregorian</p>
<p>Kalender Gregorian inilah yang paling banyak dipakai, terutama di dunia Barat sebagai Kalender Masehi. Kalender Gregorian adalah modifikasi dari Kalender Julian. Yang mengusulkan kalender Gregorian adalah DR. Aloysius Lilius, asal Napoli, Italia. Paus Gregorius XIII menyetujui usul itu pada 24 Februari 1582 penanggalan  Masehi.</p>
<p>Dasar usulan DR Aloysius adalah kalender Julian dinilai kurang akurat. Alasannya, permulaan musim semi (21 Maret) semakin maju sehingga perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I tahun 325, tidak tepat lagi</p>
<p>Pada Kamis, 4 Oktober 1582, Paus Gregorius XIII, mengubah sejarah dunia dengan menetapkan hari Jumat keesokkan harinya menjadi tanggal 15 Oktober atau dipercepat 11 hari.</p>
<p>Keputusan Paus Gregorius XIII mula-mula tidak semua mengikutinya. Gereja-gereja di Rusia, misalnya, baru menerapkannya pada tahun 1918.</p>
<p>Namun Gereja Ortodoks sampai saat ini tetap memakai Kalender Julian.  Sehingga Gereja Ortodoks baru merayakan Natal di bulan Januari kalender Masehi.  (disarikan dari: Gloria edisi 536/II/Jan. 2011) </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/420/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/420/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=420&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2011/01/22/kalender-alkitab-dan-kalender-gregorian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buah Sawo Baik untuk Jantung</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/buah-sawo-baik-untuk-jantung/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/buah-sawo-baik-untuk-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 03:35:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Sawo]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=413</guid>
		<description><![CDATA[SAWO sebagai buah yang manis rasanya, selain kaya gula juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Buah sawo (Achras sapota L.) cukup dikenal masyarakat Indonesia, baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=413&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#800000;"><strong></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 286px"><strong><img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/07/19/0857587620X310.jpg" alt="" width="276" height="170" /></strong><p class="wp-caption-text">Buah Sawo</p></div>
<p>SAWO</strong> sebagai buah yang manis rasanya, selain kaya gula juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. </span><br />
<span id="more-413"></span><br />
Buah sawo (<em>Achras sapota L</em>.) cukup dikenal masyarakat Indonesia, baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Di India, sawo disebut chikoo, di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku. Masyarakat Tionghoa menyebut buah sawo sebagai hong xiêm.</p>
<p>Buah sawo matang biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar.  Rasa getahnya masih sering melekat pada mulut. Buah matang dapat dibuat minuman segar atau sebagai campuran es krim, tetapi belum diusahakan secara komersial.</p>
<p>Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Langka, Filipina, Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Biji sawo berwarna hitam berkilat atau cokelat kehitaman, bentuknya pipih dan besar. Biji sawo mengandung saponin, kuersetin, dan minyak sebanyak 23 persen. Biji sawo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan asam hidrosianik yang cukup tinggi dapat menjadi racun. Bunga sawo merupakan bahan utama pembuatan parem, yaitu bubuk obat tradisional yang digosokkan pada seluruh badan pada ibu yang baru melahirkan.</p>
<p>Rasa buah sawo yang manis membuat buah ini banyak penggemarnya. Rasa manis ini disebabkan kandungan gula dalam daging buah, yang kadarnya berkisar 16-20 persen.</p>
<p>Bukan hanya gula, dalam daging buah sawo terkandung pula lemak, protein, vitamin A, B, dan C, serta mineral besi, kalsium, dan fosfor. Komposisi gizi buah sawo dapat dilihat pada tabel.</p>
<p>Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Buah ini merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Di lain pihak, memiliki kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1, menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah.<br />
Selain kaya kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya.</p>
<p>Kandungan mineral lainnya per 100 gram buah sawo adalah: kalsium (21 mg), magnesium (12 mg), fosfor (12 mg), selenium (0,6  mg), seng (0,1 mg), dan tembaga (0,09 mg).</p>
<p>Sawo juga kaya akan vitamin C, yaitu 14,7 mg/100 g. Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga.</p>
<p>Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.<br />
Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam fo¬lat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.</p>
<p>Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan.</p>
<p>Buah sawo juga mengandung banyak gula, sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.</p>
<p><strong>Empuk dan Mulus </strong><br />
Sawo yang siap dikonsumsi adalah sawo matang. Buah mentah tidak enak dimakan karena keras, rasanya pahit dan kelat disebabkan tingginya kandungan tanin dan kaustik. Sawo berkualitas baik adalah sawo yang empuk dan berwarna cokelat tua.</p>
<p>Masalah bentuk dan besarnya tidak jadi masalah, yang terpenting kulitnya harus mulus. Jangan memilih sawo yang ada luka, goresan, atau lubang sekecil apa pun. Selain itu, jangan memilih sawo yang di kulitnya ada bekas getah. Sawo yang kulitnya cacat, daging di bawahnya akan rusak atau keras.</p>
<p>Buah yang telah matang dapat disimpan pada suhu rendah untuk memperpanjang umur simpannya. Buah matang yang disimpan pada suhu 0 derajat Celsius dapat bertahan selama 12-13 hari. Buah yang masih mentah bila disimpan pada suhu 15 derajat Celsius dapat bertahan dalam keadaan baik selama 17 hari. Buah sawo mentah yang disimpan pada suhu lebih rendah lebih dari 10 hari, tidak akan matang secara normal.</p>
<p>Untuk merangsang supaya cepat matang, sawo perlu diperam, setelah dicuci untuk menghilangkan bagian kulitnya yang mati. Ada beberapa cara pemeraman. Buah ditempatkan dalam wadah yang tertutup (misalnya dalam peti atau karung) selama beberapa hari. Namun, cara pemeraman demikian akan menjadikan buah matang tidak dalam waktu bersamaan. Guna mendapatkan sawo yang matang serentak, buah dimasukkan ke dalam tempat yang tertutup rapat, kemudian diberi karbit atau diasapi.</p>
<p>Buah sawo sangat rawan tercemar mikroba karena kandungan air dan zat gizinya yang tinggi. <em>Geotrichum candidum, Cladosporum oxysporium</em> dan <em>Penicillium italicum</em> adalah contoh mikroba yang sering terdapat pada buah sawo.</p>
<p>Untuk menjaga agar sawo yang matang tidak diserang mikroba patogen, sebaiknya gunakan fungisida benlate. Perlakuan secara alamiah, tanpa menggunakan zat kimia, sulit sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena itu, untuk menjaga keamanan, sebaiknya buah sawo dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan.  <em>(Prof Made Astawan, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB)</em></p>
<p><strong><em>Sumber: kompas.com</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/kesehatan-2/'>KESEHATAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/413/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/413/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=413&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/buah-sawo-baik-untuk-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/07/19/0857587620X310.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah telaah kontemporer atas prinsip citizen journalism</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/sebuah-telaah-kontemporer-atas-prinsip-citizen-journalism/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/sebuah-telaah-kontemporer-atas-prinsip-citizen-journalism/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 03:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA - BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Imron Hamid]]></category>
		<category><![CDATA[citizen journalism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ali Imron Hamid *) DEWASA ini, ada topik bahasan yang selalu menjadi actual. Soalnya ini menyangkut peran partisipasi warga negara dalam hal ini public untuk mengabarkan sesuatu kepada public itu sendiri. Hanya saja kehadiran mereka tidak selayaknya seperti seorang professional sejati. Topic bahasan itu adalah citizen journalism. Atau yang lebih dikenal sebagai jurnalisme warga. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=411&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh: </strong>Ali Imron Hamid *)</p>
<p>DEWASA ini, ada topik bahasan yang selalu menjadi actual. Soalnya ini  menyangkut peran partisipasi warga negara dalam hal ini public untuk  mengabarkan sesuatu kepada public itu sendiri. Hanya saja kehadiran  mereka tidak selayaknya seperti seorang professional sejati.<br />
Topic bahasan itu adalah citizen journalism. Atau yang lebih dikenal  sebagai jurnalisme warga. Jurnalisme ini mulai bergerak seiring dengan  percepatan teknologi yang progresif. Tanpa sadar mereka mengisi ranah  ranah serat optic dan jejaring social. Salah satunya melalui blog dan  facebook. Dan yang terakhir ini merupakan salah satu yang paling  digandrungi. Jurnalisme warga memanfaatkan ini sebagai medianya sendiri.</p>
<p><span id="more-411"></span></p>
<p>Namun kehadiran mereka langsung bersinggungan dengan dunia pers  professional.  Sebuah dunia yang dibekali standar kerja dan kode etik  pers yang mengikatnya. Mereka pun juga bertanggungjawab dengan  pemberitaan yang mereka kerjakan. Soalnya ini menyangkut hukum bila  terjadi kesalahan dalam peliputan hingga menjaga keaslian berita.</p>
<p>Tentunya ini tidak dimiliki oleh jurnalisme warga. Mereka bekerja  untuk dirinya sendiri, semaunya sendiri tanpa sebuah standar yang jelas.  Apalagi kode etik pers. Makanya bila ada gugatan di kemudian hari para  jurnalisme warga inilah yang akan mempertanggungjawabkan hasil karyanya  itu tanpa sebuah pembelaan dari institusi. Disinilah repotnya.</p>
<p>Makanya, nyaris jurnalisme warga ini lebih bermain aman. Mereka tidak  perlu mengejar berita yang sifatnya hardnews. Seperti berita berita  skandal Bank Century atau berita korupsi lainnya. Atau bisa juga berita  yang menyangkut masalah hukum. Ini sama sekali bukanlah menjadi minat  jurnalisme warga, meski ada sebagian yang melakukannya. Soalnya sadar  akan konsekuensi hukum di dalamnya.</p>
<p>Nah, jurnalisme warga ini lantas membidik berita berita soft news  alias berita yang lebih ringan. Misalnya saja berita soal kuliner,  profil, ragam, teknologi, kesehatan, peluang usaha, showbiz, hiburan,  agenda dan event, serta acara lainnya. Ini akan kecil resiko hukumnya.  Jadi bukan semata ajang curhat belaka.</p>
<p>Namun, mereka tetap mencoba mengabarkan berita dengan cara cara  jurnalis yang dibenarkan dalam hal ini melakukan konfirmasi terhadap  berita yang akan dimuat itu. Seperti melakukan riset kecil baik itu  melalui dunia maya hingga melakukan wawancara kecil. Dari hasil itu  mereka pun mengolahnya kembali lalu mempublishnya ke jejaring social  tadi sebagai medianya.</p>
<p>Tentunya gaya bahasa dan pakemnya sangat bebas. Soalnya yang  mempublishnya sendiri tidak terikat dengan standar editing yang terjadi  di dunia pers professional. Makanya, jurnalisme warga ini sangat kaya  akan makna dan style berbahasa yang ringan. Meski kadang agak  membingungkan karena terkadang ada bertebaran istilah istilah yang hanya  penulisnya sendiri yang tahu.</p>
<p>Meski demikian control terhadap jurnalisme warga juga harus  diperlukan. Hanya saja cara yang mereka tempuh itu tidak sama dengan  cara cara yang dianut oleh pers professional. Caranya adalah dengan  menambahkan kolom komentar di akhir tulisan mereka.</p>
<p>Ini berguna untuk mengetahui seberapa luas segmen pembacanya. Dan  yang terpenting tentu adalah respon pembaca atas tulisan yang mereka  buat.  Dengan begitu akan menambah semangat militansinya terhadap  prinsip jurnalisme warga.</p>
<p>Makanya jauh berbeda sekali dengan pers professional yang menganut  prinsip hak jawab dan hak menyanggah. Ini bisa dilakukan manakala ada  gugatan terhadap profesionalisme per situ sendiri. Inilah yang  membedakannya meskipun dunia pers professional juga menyediakan kolom  komentar untuk pers yang bekerja di dunia portal.</p>
<p>Jadi selamat datang di dunia jurnalisme warga. Siapapun bisa  meramaikan dunia ini. Baik Anda, Saya, maupun Mereka. Tak ada lagi sekat  informasi dan kebebasan karena informasi adalah dari public untuk  disampaikan kembalin oleh pulik. Tentunya melalui public itu sendiri</p>
<p>*) Journalist ekonomi cum penulis</p>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/berita-berita/'>BERITA - BERITA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=411&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/sebuah-telaah-kontemporer-atas-prinsip-citizen-journalism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Facebook Sebagai Seni Komunikasi Kontemporer</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/facebook-sebagai-seni-komunikasi-kontemporer/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/facebook-sebagai-seni-komunikasi-kontemporer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 02:55:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA - BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Facebook. Com merupakan salah satu media massa non struktur karena di dalam channel situs  media Facebook.com tidak tercantum secara jelas, struktur hierarkis dari organisasi yang menerbitkan situs  Facebook itu sendiri, seperti tidak adanya adanya struktur Pimred, Redpel, wartawan dan reporter seperti halnya struktur hierarkis media massa. Bahkan para pengguna Facebook sendiri merupakan penanggung jawab dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=408&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Facebook. Com merupakan salah satu media massa non struktur karena di dalam channel situs  media Facebook.com tidak tercantum secara jelas, struktur hierarkis dari organisasi yang menerbitkan situs  Facebook itu sendiri, seperti tidak adanya adanya struktur Pimred, Redpel, wartawan dan reporter seperti halnya struktur hierarkis media massa. Bahkan para pengguna Facebook sendiri merupakan penanggung jawab dari apa yang ditulisnya. Jadi penanggung jawab content bukan pada pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, melainkan pada para pengguna Facebook itu sendiri. Orang bisa dipidanakan jika menulis fitnah di Facebook. Jadi, media massa Facebook bukan media massa konvensional, di mana awak redaksi bisa dipidanakan jika menulis fitnah.<br />
<span id="more-408"></span><br />
Facebook lebih cocok diklasifikasikan sebagai media massa kontemporer, karena muncul sesuai tuntutan jaman di era informasi global. Sedangkan media massa klasik kita mengenal beberapa jenis, diantaranya media masa cetak yakni surat kabar, majalah,koran serta media massa elektronik yakni radio televisi.</p>
<p>Sedangkan pengertian kontemporer menurut wikipedia, kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Kata “kontemporer” yang berasal dari kata “co” (bersama) dan “tempo” (waktu) (sumber : wikipedia).</p>
<p>Karena situs Facebook.com memuat pesan yang disampaikan oleh dari massa atau publik, maka layak Facebook juga dikategorikan sebagai media massa seperti halnya situs kaskus.com dan situs-situs blog di internet yang pada hakekatnya adalah media (channel) massa.</p>
<p>Saya juga menyebut media massa Facebook sebagai seni komunikasi kontemporer, karena menyangkut beberapa aspek. Pertama dalam pengertiannya, seni kontemporer merupakan salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Jadi, seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Seni kontemporer juga berarti :<br />
1.    Tiadanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas antara seni lukis, patung, grafis, kriya, teater, tari, musik, anarki, omong kosong, hingga aksi politik.<br />
2.    Punya gairah dan nafsu &#8220;moralistik&#8221; yang berkaitan dengan matra sosial dan politik sebagai tesis.<br />
3.    Seni yang cenderung diminati media massa untuk dijadikan komoditas pewacanaan, sebagai aktualitas berita yang fashionable. (sumber pengertian seni kontemporer : wikipedia)</p>
<p>Seseorang yang menggeluti seni memerlukan apresiasi. Inilah yang unik dalam Facebook, karena setiap komentar  yang ditulis dalam wall atau dinding pribadi seseorang, para Facebooker (orang yang menggeluti atau tergabung dalam Facebook), bisa memancing apresiasi atau dengan kata lain dapat diapresiasi berupa komentar oleh pengguna lainnya.  Komentar di dalam Facebook merupakan bentuk apresiasi.</p>
<p>Untuk itu motivasi orang yang menulis dalam Facebook umumnya masih dikaitkan dengan 5 teori kebutuhan Maslow.<br />
Menurut Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.</p>
<p>Kebutuhan maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.</p>
<p>Lima (5) kebutuhan dasar Maslow &#8211; disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :<br />
1. Kebutuhan Fisiologis<br />
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.<br />
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan<br />
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.<br />
3. Kebutuhan Sosial<br />
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.<br />
4. Kebutuhan Penghargaan<br />
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.<br />
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri<br />
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.</p>
<p>Dari lima kebutuhan tersebut, para Facebooker atau mereka yang bergabung dalam situs Facebook .com telah berusaha memenuhi 3 kebutuhan melalui komunikasi dalam situs Facebook.com. Diantaranya yakni: kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.</p>
<p>1. Kebutuhan Sosial : Dengan jejaring Facebook dapat diperoleh jejaring sosial baru maupun lama yang bisa terus di up-date sesuai keinginan masing-masing Facebooker.<br />
2. Kebutuhan penghargaan juga didapat oleh para Facebooker melalui  apresiasi dari Facebooker lainnya, dengan kata lain eksistensi atau keberadaan diri telah terwakili melalui adanya saling berinteraksi dan ber-apresiasi yang bisa saling menunjang eksistensi diri.<br />
3. Eksistensi Diri erat kaitannya dengan kebutuhan aktualisasi diri dari para pengguna Facebooker itu sendiri.</p>
<p>Komunikasi dalam Facebook juga tergolong dalam sebuah seni, karena memerlukan adanya unsur apresiasi. Apresiasi di sini, disadari atau tidak tetap menjadi motivasi seseorang untuk bergabung dalam situs Facebook.<br />
Sementara kebutuhan manusia untuk terus berkomunikasi pun pada hakekatnya masih terkait dengan 5 kebutuhan Maslow, terutama karena dengan komunikasi orang mampu mendapat rasa aman, memperoleh kegiatan bersosialisasi, memperoleh penghargaan, dan aktulisasi diri.</p>
<p>Jadi kalau kita berbicara tentang komunikasi, pada dasarnya motivasi orang berkomunikasi adalah untuk mencukupi kebutuhan dasar dalam hidupnya di mana telah digambarkan oleh Abaraham Maslow. Apresiasi dalam Facebook menjadi unsur penunjang utama untuk didapatkannya 3 kebutuhan dasar di atas yakni ; sosial, penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri.</p>
<p>Karena itu saya menyebut komunikasi dalam Facebook merupakan jenis seni komunikasi kontemporer modern. Disebut seni karena memerlukan apresiasi dari orang  lain berupa komentar maupun kiriman-kiriman bentuk simbol komunikasi lain bisa berupa foto, gambar, ataupun simbol- simbol bahasa. Dan bisa dibayangkan alangkah sedihnya jika seorang Facebooker tidak pernah dikomentari atau berkomentar dalam dindingnya maupun pada dinding orang lain.</p>
<p>Disebut komunikasi, karena jelas merupakan alur pertukaran pesan (message) dari person to person atau group to group melalui channel serta adanya  feed back atau respon. Bedanya komunikasi dalam Facebook, saya katakan sebagai komunikasi kontemporer untuk era sekarang ini, karena sesuai dengan perkembangan jaman, seperti pengertian kontemporer di atas. Namun tetap mengacu pada kebutuhan primer manusia yang digambarkan oleh Abraham Maslow. Jadi, selamat ber-Facebook ria.</p>
<p>(Oleh : Mung Pujanarko, pengajar di FISIKOM UNIDA- Bogor, FIKOM Jayabaya-Jakarta, FISIP UBK-Jakarta, mantan wartawan SURYA Surabaya, Redaktur Duta Masyarakat,anggota penyusunan Pedoman Pandemi Preparedness Komnas FBPI bagian Komunikasi Resiko,  Ketua bidang  Persatuan Pewarta Warga Indonesia –PPWI, juga petani dan peternak di Desa Pabuaran Bogor)</p>
<p><em>Sumber:</em><em> </em><em>http://newsflashjakarta.com/opini/facebook-sebagai-seni-komunikasi-kontemporer.html</em><em></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/berita-berita/'>BERITA - BERITA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/408/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/408/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=408&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/07/18/facebook-sebagai-seni-komunikasi-kontemporer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setahun, 25.000 Ton Meteor Tabrak Bumi</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/setahun-25-000-ton-meteor-tabrak-bumi/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/setahun-25-000-ton-meteor-tabrak-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 09:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA - BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[meteor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[TAHUKAH Anda kalau sebanyak 25.000 ton debu dan batuan angkasa menembus lapisan atmosfer bumi setiap tahunnya? Batuan dan debu tersebut beragam ukuran, mulai dari yang kecil dan langsung mengendap di daratan dan laut, hingga yang besar. &#8220;Semakin besar ukurannya, frekuensi jatuhnya semakin sedikit. Untuk meteor ukuran seperti yang jatuh di Duren Sawit, jumlah yang masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=405&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 630px"><img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/04/30/1636191620X310.JPG" alt="" width="620" height="310" /><p class="wp-caption-text">Warga menyaksikan isi rumah yang porak poranda akibat ledakan dari sumber yang belum jelas asalnya di Jalan Delima VI Gang Dua No 31, Kelurahan Malakasari, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2010). Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengamankan debu-debu berbentuk pasir dan memastikan sumber ledakan bukan dari bahan peledak. (foto:AGUS SUSANTO(</p></div>
<p><strong>TAHUKAH </strong>Anda kalau sebanyak 25.000 ton debu dan batuan angkasa menembus lapisan atmosfer bumi setiap tahunnya? Batuan dan debu tersebut beragam ukuran, mulai dari yang kecil dan langsung mengendap di daratan dan laut, hingga yang besar.</p>
<div>
<p>&#8220;Semakin besar ukurannya, frekuensi jatuhnya semakin sedikit. Untuk meteor ukuran seperti yang jatuh di Duren Sawit, jumlah yang masuk ke bumi berdasarkan statistik bisa mencapai 500 per tahun,&#8221; kata peneliti astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, saat jumpa pers di Kementerian Riset dan Teknologi, Jakarta, Jumat (14/5/2010).<br />
<span id="more-405"></span>Dikatakan Thomas, rata-rata benda angkasa yang jatuh ke bumi dalam keadaan dingin. Hanya saja, beberapa kasus seperti meteor yang jatuh di Duren Sawit (29/4/2010) dan di Bima (3/5/2010) menjadi menarik karena memancarkan panas dan menimbulkan ledakan. &#8220;Manfaat penelitian, kita bisa memahami bagaimana benda langit itu berdampak di bumi. Katanya menyebabkan kawah, itu sudah banyak literatur. Tapi kalau yang menyebabkan paparan panas kaya di Bima, saya belum menemukan di literatur,&#8221; tambah Thomas.</p>
<p>Meskipun banyak debu dan batuan luar angkasa yang jatuh tiap tahunnya, Thomas menegaskan bahwa kemungkinan benda-benda tersebut jatuh di permukiman penduduk sangat kecil. &#8220;Probabilitasnya sangat kecil dilihat dari besar bendanya dibandingkan luas bumi. Dan sebagian besar wilayah bumi tidak berpenghuni,&#8221; kata Thomas.</p>
<p>Akhir-akhir ini memang diberitakan banyak meteor yang sampai ke bumi, seperti di Aceh, Duren Sawit, Malang, dan di Bima NTB. Namun, kata Thomas, banyaknya meteorit yang terlihat manusia tersebut tidak menandakan gejala fenomena alam tertentu. &#8220;Kebetulan jumlah penduduk lebih banyak, jadi probabilitas yang melihat banyak. Peran media massa juga semakin cepat, jadi memberi kesan banyak yang jatuh,&#8221; imbuh Thomas.</p>
<p><strong><em>sumber: kompas.com</em></strong></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/berita-berita/'>BERITA - BERITA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=405&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/setahun-25-000-ton-meteor-tabrak-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/04/30/1636191620X310.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PESAN BULAN OIKOUMENE 2010</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/pesan-bulan-oikoumene-2010/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/pesan-bulan-oikoumene-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA - BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[MOTIVASI]]></category>
		<category><![CDATA[oikoumene]]></category>
		<category><![CDATA[pgi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[PESAN BULAN OIKOUMENE 2010 &#8220;TUHAN ITU BAIK KEPADA SEMUA ORANG&#8230;&#8221; (Bnd. Mazmur 145: 9a) Saudara-saudari warga gereja yang dikasihi Yesus Kristus! 1. Proficiat! Tahun ini Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mencapai usia 60 tahun. Ini menandakan bahwa perahu gerakan oikumene di Indonesia ini telah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Pada saat wadah oikumene ini pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=403&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://gsja.org/wp-content/uploads/2009/11/b-1.gif" alt="" width="145" height="147" /> <strong>PESAN BULAN OIKOUMENE 2010<br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>&#8220;TUHAN ITU BAIK KEPADA SEMUA ORANG&#8230;&#8221; (Bnd. Mazmur 145: 9a)</strong></p>
<p>Saudara-saudari warga gereja yang dikasihi Yesus Kristus!</p>
<p>1. Proficiat! Tahun ini Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mencapai usia 60 tahun. Ini menandakan bahwa perahu gerakan oikumene di Indonesia ini telah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Pada saat wadah oikumene ini pertama kali diikrarkan tanggal 25 Mei 1950 dengan nama Dewan Gereja-gereja di Indonesia (DGI), ia beranggotakan 29 sinode. Kini, enam dekade kemudian, PGI telah beranggotakan 88 sinode Gereja yang terdiri dari berbagai aliran. Ini menandakan bahwa Tuhan masih menyertai perjalanan gerakan oikumene gereja-gereja di Indonesia dan masih terus menyertai pekerjaan-Nya untuk mempersatukan gereja-Nya di dunia, karena itu patutlah kita merayakannya dengan sukacita.</p>
<p><span id="more-403"></span></p>
<p>Setelah 60 tahun berada dalam perahu gerakan oikumene di Indonesia, tentu banyak hal yang telah kita lalui bersama. Tidak dapat kita elakkan bahwa ada saatnya di mana hubungan kita mengalami ketegangan dan kecurigaan karena berbagai masalah yang kita jumpai. Bahkan ada juga selisih paham di antara kita, kemarahan dan keinginan untuk berpisah. Namun, karena kebaikan Tuhan jua lah akhirnya kita dapat menyelesaikan berbagai masalah tersebut dan terus bersama-sama bergandengan tangan kembali mengarungi samudera pelayanan dan kesaksian di tengah dunia yang terus-menerus berubah ini.</p>
<p>Inilah perwujudan janji kita bersama untuk mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa (GKYE) di Indonesia. Janji yang diikrarkan para pendiri PGI enampuluh tahun yang lalu dan yang kita warisi kini sebagai penerus mereka; walau tentu telah banyak hal yang berubah apabila dibandingkan dengan situasi dan keadaan pada tahun 1950 ketika PGI (pada saat itu DGI) pertama kali didirikan.  Pada saat itu “kemajemukan” ada di luar tubuh PGI, kini kemajemukan adalah bagian PGI itu sendiri. Inilah “kekayaan” PGI yang dianugerahkan Tuhan sebagai sebuah gerakan oikumene yang terus-menerus berupaya untuk bersatu. Sebagaimana doa Tuhan kita Yesus Kristus: “&#8230; supaya mereka semua menjadi satu, &#8230; supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku&#8230;” (Yoh. 17:21).</p>
<p>2. Di bawah sorotan tema Sidang Raya XV PGI: “Tuhan itu baik kepada semua orang,” yang terambil dari Mazmur 145:9a, gereja-gereja di Indonesia ingin menegaskan betapa pentingnya kemajemukan. Inilah dasar Alkitabiah kita. Ayat ini adalah penggalan dari Mazmur 145 yang merupakan puji-pujian Daud atas kebaikan TUHAN. Daud mengagungkan Tuhan atas kebaikan yang telah dialami selama hidupnya. Penggalan ayat ini berada di dalam bagian kedua struktur keseluruhan kitab Mazmur ini yang mengajak untuk merayakan perbuatan-perbuatan Allah yang baik kepada alam semesta dan isinya.</p>
<p>Tuhan itu Pengasih dan Penyayang, panjang sabar dan besar kasih setiaNya. Rahmani dan Rahimi. Hal ini memperlihatkan bahwa Allah diyakini oleh umat Israel bukan saja bagi mereka, melainkan juga bagi seluruh umat manusia, bahkan bagi seluruh alam-semesta. Israel bukanlah satu-satunya penerima “kasih-setia”, tetapi juga seluruh insan tanpa memandang suku, agama, ras, etnis, jender dan golongan. Penginjil Matius menggemakan kembali kasih-setia Allah yang universalistis ini dalam kalimat “Tuhan menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Mat. 5:45). Maka menjadi kewajiban kita untuk merefleksikan kebaikan Allah ini kepada siapa saja melalui kesaksian dan pelayanan kita. Inilah wujud keesaan kita sebagai persekutuan gereja-gereja yang ada di Indonesia. Kita bersama mengakui bahwa kita dipanggil untuk bersaksi tentang kebaikan Tuhan kepada semua orang. Bahwa PGI ada hingga sekarang adalah bukti betapa kehadirannya masih dibutuhkan dan kesaksiannya masih dinantikan oleh semua orang. PGI bukanlah milik gereja-gereja anggota PGI saja, tetapi juga milik bangsa Indonesia.</p>
<p>3. “Tuhan itu baik kepada semua orang.” Inilah juga kerinduan gereja-gereja di Indonesia untuk mewujudnyatakan kasih-setia Tuhan kepada semua orang, baik di Indonesia maupun di tempat-tempat lainnya. Ia juga lahir dari keprihatinan gereja-gereja di Indonesia terhadap kenyataan bahwa bangsa ini mulai melupakan jati-dirinya yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Kecenderungan ini ditandai dengan semakin tersekat-sekatnya bangsa ini menjadi kelompok-kelompok sektarian yang mengagungkan indentitasnya sendiri dan cenderung menolak keberadaan kelompok lain. Sementara, kemajemukan adalah warisan bangsa Indonesia yang tidak dapat ditiadakan.</p>
<p>Melalui pesan ini diharapkan gereja-gereja di Indonesia, dalam persekutuannya, dapat menyaksikan kebaikan Tuhan itu kepada setiap orang melalui perbuatan baik yang tidak membeda-bedakan antara kelompok yang satu dan kelompok yang lain. Dalam persekutuannya, gereja-gereja di Indonesia dipanggil untuk bersaksi lewat aksi kemanusiaan yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, menegakkan keadilan dengan benar dan membela hak-hak orang yang ditindas oleh karena ketidakadilan. Gereja-gereja di Indonesia, dalam persekutuannya, hendaknya terus-menerus memberitakan Injil kepada segala makhluk dalam kasih yang membangun kebersamaan tanpa bersikap diskriminatif.</p>
<p>Di tahun 2010 ini, yang sekaligus menandai berakhirnya program “Dekade Mengatasi Kekerasan,” gereja-gereja di Indonesia dipanggil untuk terus-menerus menyatakan kasih Allah yang mendamaikan semua orang dalam tindakan-tindakan nir-kekerasan.  Pada akhirnya, kami ingin mengajak gereja-gereja untuk:</p>
<p><em><strong>Pertama</strong></em>, bersungguh-sungguh dan tanpa mengenal lelah memperkuat persekutuan dalam wadah PGI guna bersama-sama dengan semua orang percaya mewujudkan Gereja Kristen Yang Esa di Indonesia.</p>
<p><em><strong> Kedua</strong></em>, menjadi teladan dalam menyatakan kebaikan Tuhan kepada ciptaan-Nya yang meliputi sesama manusia, binatang-binatang, tumbuh-tumbuhan dan seluruh alam semesta. Agar kebaikan Tuhan itu terus-menerus terpancar sebagai bentuk kesaksian kita kepada orang lain demi kehidupan bersama yang penuh kedamaian.</p>
<p><strong><em>Ketiga,</em></strong> bersama-sama seluruh komponen bangsa mewujudkan masyarakat majemuk Indonesia yang berkeadaban, inklusif, adil, damai dan demokratis demi tercapainya tujuan bangsa Indonesia yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.  Demikianlah pesan dan harapan kami di Bulan Oikoumene 2010 ini. Kiranya Tuhan semakin memberkati segala upaya kita dalam mewujudkan keesaan gereja-Nya di Indonesia.</p>
<p>Selamat merayakan Bulan Oikoumene.</p>
<p>Jakarta, Mei 2010</p>
<p>Atas nama MAJELIS PEKERJA HARIAN</p>
<p>Pdt. Dr. A.A. Yewangoe                              Pdt. Gomar Gultom, MTh</p>
<p>Ketua Umum                                                    Sekretaris Umum</p>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/berita-berita/'>BERITA - BERITA</a>, <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/motivasi/'>MOTIVASI</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/403/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/403/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=403&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/20/pesan-bulan-oikoumene-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gsja.org/wp-content/uploads/2009/11/b-1.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menghargai Diri dengan Masturbasi</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menghargai-diri-dengan-masturbasi/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menghargai-diri-dengan-masturbasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 11:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[masturbasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[MASTURBASI sering dianggap dosa dan merusak tubuh karena bisa menyebabkan banyak penyakit yang sifatnya menetap. Contohnya, hilangnya kemampuan melihat, melemahkan susunan urat saraf, perkembangan kelamin menjadi abnormal, mendatangkan penyakit buah pelir, tulang belakang lemah, sperma encer, susah punya anak, badan jadi lemah, dan kurus hingga memengaruhi kemampuan otak. Namun, di negara-negara Barat, anggapan bahwa masturbasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=399&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MASTURBASI</strong> sering dianggap dosa dan merusak tubuh karena bisa menyebabkan banyak penyakit yang sifatnya menetap. Contohnya, hilangnya kemampuan melihat, melemahkan susunan urat saraf, perkembangan kelamin menjadi abnormal, mendatangkan penyakit buah pelir, tulang belakang lemah, sperma encer, susah punya anak, badan jadi lemah, dan kurus hingga memengaruhi kemampuan otak.</p>
<div>
Namun, di negara-negara Barat, anggapan bahwa masturbasi merugikan sudah lama ditepis. Betty Dodson, edukator seks dan guru masturbasi dari Amerika Serikat, berpendapat bahwa masturbasi merupakan perilaku dan inti dari citra seksual diri kita sendiri. “Masturbasi merupakan bentuk pertama dari ekspresi seksual,” sebut Dodson dalam buku <em>Sex for One: The Joy of Selfloving</em>. “Masturbasi bisa membuat kita mandiri seumur hidup,” tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, masturbasi merupakan cara bagi kita untuk belajar sendiri mengenai respons seksual. Keterampilan belajar ini disebut <em>sexual skill</em>. Seperti yang lain, keterampilan seksual itu harus dipelajari dan dilakukan untuk dinikmati.</p>
<p>“Ini merupakan kesempatan bagi kita menemukan fisik dan nalar kita untuk semua rahasia seksual yang kita sembunyikan dari diri sendiri. Apakah ada cara lebih baik untuk menikmati kreativitas seksual selain dengan masturbasi? Dengan masturbasi, kita merasakan perasaan lepas karena tidak usah memenuhi standar atau memuaskan pasangan dalam menikmati seks atau takut dikritik dan ditolak,” kata Dodson.</p>
<p>Dodson tidak sendirian dalam mengemukakan pendapatnya soal peran penting masturbasi dalam kehidupan manusia. Menurut para ahli, banyak dari kita mulai menemukan seks sejak kecil lewat masturbasi. Anak balita sudah mulai meneliti alat kelamin mereka.</p>
<p>“Orangtua harus bijaksana menghadapinya. Bila mereka melarang begitu saja, ketika sang anak beranjak remaja dan dewasa akan kesulitan dengan fungsi seksualnya karena merasa ‘kotor’ dengan diri sendiri. Kalau itu terjadi, bagaimana dia bisa menikmati seks dengan pasangannya kelak ketika menikah,” kata Lianny Hendranata, penulis buku <em>Seksualitas Tombol Ajaib Menuju Kebahagiaan.</em></p>
<p>Perasaan “kotor” dengan diri sendiri itu bisa memengaruhi citra diri dan bagaimana cara pandang terhadap diri sendiri. Bisa jadi kita bisa benci dengan diri sendiri. Seperti diungkapkan Nancy Friday dalam bukunya<em> The Power of Beauty,</em> benci pada diri sendiri mengakibatkan tingkah laku negatif terhadap kemaluan sendiri. Padahal, pendapat kita mengenai kemaluan itu merupakan gambaran sentral mengenai keseluruhan diri kita.</p>
<p>Pandangan buruk mengenai diri kita itu akan meminta orang lain untuk melihatnya buruk pula. “Secara tidak sadar kamera citra diri kita itu menyimpan gambaran bahwa ada yang jelek untuk dilihat di antara dua paha kita dan kita malu memandangnya di cermin. Pandangan jelek pada kemaluan itu diproyeksikan ke bagian tubuh lain, seperti hidung, kaki, dan semuanya. Terjadilah koreksi diri yang diekspresikan lewat ketidakpuasan terhadap diri sendiri,” papar Lianny. <strong></strong></p>
<p><em><strong>sumber: kompas.com</strong></em>&lt;!&#8211;</p>
<div><a href="#"><img alt="" src="http://stat.k.kidsklik.com/data/2k10/images/btn_berita_pilihan.gif" border="0" /></a></div>
<p>&#8211;&gt;                          <!-- s: logo sponsor artikel --></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/kesehatan-2/'>KESEHATAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/399/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/399/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=399&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menghargai-diri-dengan-masturbasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.k.kidsklik.com/data/2k10/images/btn_berita_pilihan.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menguak Misteri Tidur</title>
		<link>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menguak-misteri-tidur/</link>
		<comments>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menguak-misteri-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 11:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>paulbolla</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paulbolla.wordpress.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[DALAM salah satu episode serial yang diputar di televisi kabel, Law and Order: Special Victim Unit, ada kasus pembunuhan murid sekolah menengah khusus untuk anak-anak berbakat. Lewat berbagai wawancara dan pengumpulan bukti-bukti, diketahui pembunuhnya adalah teman sekamar korban di asrama, sesama murid berbakat. Pelaku diadili dalam pengadilan remaja yang hukumannya lebih ringan karena terbukti dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=396&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div></div>
<p><strong></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 308px"><strong><img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/04/16/0956203p.jpg" alt="" width="298" height="225" /></strong><p class="wp-caption-text">ilustrasi</p></div>
<p>DALAM </strong> salah satu episode serial yang diputar di televisi kabel, <em>Law and Order: Special Victim Unit</em>, ada kasus pembunuhan murid sekolah menengah khusus untuk anak-anak berbakat.</p>
<div>
<p>Lewat berbagai wawancara dan pengumpulan bukti-bukti, diketahui pembunuhnya adalah teman sekamar korban di asrama, sesama murid berbakat. Pelaku diadili dalam pengadilan remaja yang hukumannya lebih ringan karena terbukti dalam pengaruh obat yang mengganggu pola tidurnya.</p>
<p>Obat itu bisa membantu murid tahan belajar. Ia mampu berhari-hari tanpa tidur menyelesaikan tugas esai, membaca diktat, bahkan menganalisis permainan catur. Sarah Hyland yang bermain cantik sebagai Jennifer Banks—si pelaku pembunuhan—menunjukkan reaksi yang khas kekurangan tidur: cemas, sensitif berlebihan.</p>
<p>Dalam dunia nyata, reaksi kekurangan tidur ini sudah banyak dibuktikan. Salah satu yang fenomenal adalah ketika Randy Gardner (17) memecahkan rekor tidak tidur selama 264 jam (11 hari) pada akhir tahun 1963.</p>
<p>Menurut pengamatan William Dement, peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, <em>mood</em> Gardner terus berubah, memori dan konsentrasinya hilang, koordinasi dan kemampuan bicara terganggu, serta mengalami halusinasi.</p>
<p>Sungguh, tidur bukan masalah sepele. Sudah banyak kecelakaan dan kejahatan terjadi karena gangguan tiduri. The National Sleep Research Project mencatat, meledaknya pesawat ulang alik Challenger tahun 1986 yang menewaskan ketujuh astronotnya dipicu oleh kesalahan teknis gara-gara sang mekanik kurang tidur.</p>
<p>Penyebab serupa mengakibatkan meledaknya salah satu reaktor pada reaktor nuklir Chernobyl (1986) yang menyebarkan kontaminasi radioaktif hingga ke Belarus, Ukraina, dan Rusia.</p>
<p>Karamnya kapal tanker Exxon Valdez setelah menabrak karang di perairan Alaska (1989) juga terkait dengan gangguan konsentrasi. Kapal itu menumpahkan 41,8 juta liter minyak mentah dan mencemari garis pantai sepanjang 2.080 kilometer.</p>
<p>Namun, seperti ditulis <em>Newscientist</em>, sampai kini belum ada yang tahu berapa lama manusia mampu bertahan tanpa tidur. Yang pasti, kondisi tanpa tidur bisa berakibat fatal. Tikus percobaan di laboratorium yang terus-menerus dipaksa bangun akhirnya mati setelah dua minggu. Ini waktu yang jauh lebih pendek apabila dibandingkan dengan tikus yang dibiarkan mati kelaparan.</p>
<p><strong>Dampak kesehatan</strong><br />
Tidur merupakan topik penelitian paling kaya saat ini: mengapa manusia memerlukannya, mengapa susah untuk bisa tidur nyenyak, bagaimana tidur memengaruhi kemampuan motorik dan berpikir manusia, serta dampak pada kesejahteraan.</p>
<p>Daniel Kripke dari The Scripps Clinic Sleep Center di La Jolla, California, mengungkapkan, tidur berkorelasi dengan banyak hal. Seperti dikutip majalah <em>Time</em> dan <em>CNN</em>, tidur tidak hanya terkait dengan berbagai penyakit, melainkan juga menentukan panjang pendeknya umur seseorang.</p>
<p>Lama tidur yang ideal adalah 6,5-7,5 jam pada malam hari. Kurang atau lebih dari itu ternyata bisa berdampak buruk. &#8220;Kalau digambarkan seperti huruf U, artinya kekurangan atau kelebihan tidur sama saja akibatnya,&#8221; kata Kripke.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang jam tidurnya ideal kebanyakan berumur panjang. Sebaliknya, orang yang tidur hingga delapan jam atau lebih dan tidur kurang dari 6,5 jam berumur lebih pendek.</p>
<p>Kekurangan atau kelebihan tidur juga berdampak pada depresi, kegemukan, dan munculnya penyakit jantung. Sayang, penelitian ini belum dilanjutkan dengan menguji apakah perubahan pola tidur bisa menyembuhkan mereka yang sudah terkena berbagai gangguan kesehatan di atas.</p>
<p>Pada anak-anak, dampak gangguan tidur sama buruknya. Sleep Disorders Center di Rumah Sakit Sacre-Coeur, Montreal, Kanada, membuat penelitian dengan hampir 1.500 anak berusia 2,5-6 tahun sebagai respondennya. Pada penelitian yang untuk pertama kalinya secara komprehensif melihat pengaruh tidur pada anak-anak tersebut, orangtua diminta mengisi kuesioner tentang jumlah waktu tidur anak pada malam hari, hiperaktivitas, impulsivitas, gangguan konsentrasi, dan tingkat kengantukan pada siang hari.</p>
<p>Hasilnya, 50 persen anak rata-rata tidur 10 jam pada malam hari. Jumlah ini sesuai dengan rekomendasi waktu tidur untuk anak pada usia prasekolah.</p>
<p>Namun, ada 6 persen anak yang waktu tidurnya kurang dari 10 jam. Menurut Dr Jacques Montplaisir, peneliti utama program ini, anak-anak dengan waktu tidur pendek ternyata koleksi kosakatanya sedikit dan kurang memuaskan hasil tes kognitifnya.</p>
<p>&#8220;Satu jam kekurangan tidur berkorelasi dengan tiga kali penurunan kepandaian dan kemampuan anak berkomunikasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Juga tidak mengherankan bila kekurangan waktu tidur terkait dengan tingginya hasil tes hiperaktivitas dan impulsivitas pada anak-anak berusia enam tahun. Hasil ini konsisten dengan temuan bahwa waktu tidur yang cukup akan meningkatkan kemampuan anak berkonsentrasi.</p>
<p>Walaupun demikian, psikolog Prof Jodi Mindell dari Universitas Saint Joseph di Philadelphia, AS, mengingatkan untuk tidak buru-buru khawatir bila ada anak-anak yang jam tidurnya kurang. &#8220;Penelitian Montplaisir perlu mengukur faktor-faktor lain agar hasilnya lebih akurat,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Bisnis besar</strong><br />
Apa boleh buat. Pada era serba komodifikasi sekarang, persoalan tidur akhirnya menjadi bisnis besar. Dengan memasukkan kata kunci <em>sleep research</em> pada mesin pencari di internet, muncul 5,4 juta hasil.</p>
<p>Selain itu, ada begitu banyak pusat penelitian, organisasi, bahkan jurnal yang khusus membahas tidur. Sebutlah di antaranya Journal of Sleep Research, Sleep Research Society, Center for Sleep Research, hingga American Board of Sleep Medicine.</p>
<p>Organisasi yang terakhir disebut di atas tampaknya perlu karena untuk mengatasi gangguan tidur di AS  setiap tahunnya lebih dari 50 juta pil tidur diresepkan dokter pada tahun 2008. Masyarakat juga membelanjakan lebih dari 600 juta dollar AS per tahun untuk membeli suplemen kesehatan yang bisa mempercepat kantuk, seperti melatonin dan akar valerian.</p>
<p>Ungkapan Benjamin Franklin, salah satu Bapak Bangsa AS, memang tidak berlebihan. Tidur cepat, bangun cepat, adalah kunci kesehatan, kesejahteraan, dan kebijaksanaan. Ternyata itu mahal harganya.</p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://paulbolla.wordpress.com/category/kesehatan-2/'>KESEHATAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/paulbolla.wordpress.com/396/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/paulbolla.wordpress.com/396/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=paulbolla.wordpress.com&amp;blog=5246019&amp;post=396&amp;subd=paulbolla&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paulbolla.wordpress.com/2010/05/19/menguak-misteri-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1052ff63be41c66a4e8fc427f9d2a02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">paulbolla</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/04/16/0956203p.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
